Skip to main content

Have You Already Locked Your Door?

Angin berhembus lembut di tengah malam di kota tempat kau tinggal, Lampu jalan yang menyala remang dengan seorang pemuda yang mengenakan jubah hitam berjalan di trotoar dengan membawa pisau ditangannya.
Pria itu berhenti berjalan dan melihat ke samping untuk melihat sebuah rumah, ya melihat Rumahmu. Perlahan dia berjalan ke pintu dan meraih kenop pintu.

kau sepertinya lupa untuk mengunci pintumu, Pria itu masuk kedalam rumahmu dan kau sedang berada diruangan lain sedang asyik dengan komputermu. Pria itu berjalan ke dapur untuk mencari pisau dan membandingkan mana yang lebih tajam dengan pisau yang dibawanya. Dia mengangkat bahunya dan mengambil satu pisau tajam milikmu.

Pria itu berjalan di sekitar rumahmu dan terhenti ketiaka dia mendengar suara komputer yang sedang mendengarkan video musik di YouTube.

Kenyaringan suara musik itu menyembunyikan suara langkah kaki pria itu saat dia berjalan pelan ke belakangmu, Dia mulai mengangkat pisaunya perlahan. Kau merasa ada seseorang di belakangmu dan kau melihat kebelakang, tapi Tidak ada siapapun ... kecuali sebuah catatan. Kau beranjak dari kursimu dan mengambil catatan itu.
kau membaca catatan itu berkali-kali didalam pikiranmu. Catatan yang bertuliskan.......
"Apakah kau sudah mengunci pintumu?"

Comments

Popular posts from this blog

The Expressionless

Pada bulan Juni 1972, Seorang Perempuan muncul dirumah sakit "Cedar Senai". Perempuan itu memakai gaun putih. Gaun putih itu menutupi darah yang ada di badan perempuan tersebut. Perempuan itu muncul di rumah sakit dan orang-orang sekitar memperhatikan keanehan perempuan tersebut. Sampai-sampai orang yang memperhatikannya dapat muntah dan merasa tidak enak badan. Yang pertama dipertanyakan adalah, apakah ia benar-benar seorang manusia? Tubuh dan Mukanya lebih mirip mendekati seperti mannequin (manekin atau sesosok patung menyerupai manusia, baik dari segi bentuk badan, kaki, tangan, kepala, bahkan wajahnya bisa diserupai dengan wajah manusia aslinya) tetapi memiliki ketangkasan dan fluiditas manusia normal. Wajahnya sesempurna manekin, tanpa alis dan dioleskan make-up. Ada anak kucing dijepit di rahangnya sehingga tidak ada gigi yang bisa dilihat. Darah masih menyemprot di atas gaunnya ke lantai. Dokter kemudian menarik kucing itu keluar dari mulutnya, kemudia melemparny...

BORRASCA - Bagian 5 - Chapter 7 (English)

I could feel I was moving before I even opened my eyes. It was the gentle, swaying cadence of a car on the highway. Instead of coming awake slowly like I preferred I bolted upright in a panic. Kimber was driving and she didn’t look away from the road. “Are you okay?” I asked her. “No.” “I was…“ I was starting to remember what had happened on the mountain. “I’m- I’m sorry.” Kimber didn’t respond. “Did I walk to the car?” I was sure I knew the answer, but hoped I was wrong. “No. You were dragged to the car.” It was actually impressive that she could drag a full grown man through 200 yards of snow. I was constantly underestimating Kimber. “Look…” I rubbed my face and realized my hands were like ice. I laid them over the heaters on the dashboard. “I mean, the good news is that Borrasca is gone and no one is suffering anymore.” “No one?” She yelled. “Me. Me, Sam, I’m suffering!” Her voice was scratchy; it was obvious she had been crying, and judging by the current time, prob...

BORRASCA - Bagian 5 - Chapter 19 (English)

“Good afternoon, Mr. Walker. I’m sorry to wake you but the detectives have been asking to interview you since yesterday. I’m afraid they’re very insistent.” I tried to focus on the woman standing next to me. Everything was very…white. “Where am I?” “Drisking Regional. I’m Dr. Clava. And since you’re going to be speaking to two of the rudest men I’ve ever met I’m going to up your morphine a smidge.” I blinked a few times against the bright lights that stung my eyes. “No. No, no morphine please. Take me off it.” “Are you sure? You’ll be in a bit of pain if I do that.” She said as she walked over to the IV drip. “Yeah, turn it off. Where’s Kimber? How is she doing? Also, how am I not dead?” “I’m not Kimber’s doctor so I’m not sure who you’re talking about. As for your survival, you owe that to a rather skilled surgeon on staff here.” I could already pain radiating from my chest below my heart. “Is there any way you could make it any darker in here?” “Absolutely,” she repli...