Skip to main content

Jinmenken


Di Jepang telah lama terdengar kisah urban legend mengenai seekor anjing yang mengerikan. Mereka serig terlihat saat hari mulai malam di sudut-sudut perkotaan di Negeri Sakura tersebut. Orang-orang yang pernah bertemu dengan anjing itu akan mengira itu adalah anjing-anjing biasa, namun saat berbalik dan melihatnya dengan saksama, mereka melihat dengan jelas anjing itu berwajah manusia. Itulah Jinmenken, anjing berwajah manusia dan bisa bicara.

Banyak sekali laporan yang datang dari orang-orang yang ketakutan setelah melihat Jinmenken. Ada yang pernah melihatnya ketika berada di luar rumah, ada yang bertemu saat anjing itu sedang mengais-ngais sampah di jalanan kota. Laporan juga pernah diberikan oleh seseorang pengendara mobil yang ketakutan saat berada pada Expressway. Lewat spion, ia dapat melihat ada seekor hewan yang berlari mengejar mobilnya. Padahal saat itu sang pengendara sedang melaju kencang sekitar 100 mil per jam. Makhluk itu berlari begitu cepat hingga pada saat tertentu ia berdampingan dengan mobil orang tersebut. Saat sang sopir berusaha mengamati makhluk apakah itu, ia melihat jelas anjing berwarna gelap kecoklatan dengan kepala manusia. Anjing itu berkata, “Jangan lihat aku!”

Kejadian itu membuat si sopir tidak fokus sehingga menyimpang dari lajur jalan dan mengalami kecelakaan mengerikan.

Dalam kisah lain, ada suatu restoran yang buka hingga tengah malam dan sampah-sampahnya di buang di pintu belakang. Suatu malam, sang koki mendapati seekor anjing yang mengobrak-abrik sampah untuk mencari makan. Koki pun berusaha mengusir anjing itu. Saat anjing itu sedikit berlari menjauh, ia berbalik lagi dan berkata, “Tinggalkan aku sendiri!” Koki tersebut juga melihat dengan jelas wajah manusia pada hewan itu.

Di Jepang, Jinmenken dianggap sebagai suatu pertanda buruk mengenai datangnya bencana atau kecelakaan. Pada tahun-tahun 1989 dan 1990, orang-orang di Jepang sangat heboh dengan penampakan Jinmenken. Orang-orang yang khawatir dan ketakutan seringkali memanggil polisi agar menyingkirkan Jinmenken dari lingkungan mereka. Berbagai kecelakaan mobil yang terjadi disebut-sebut akibat adanya penampakan Jinmenken. Pihak kepolisian pun kesulitan untuk mengatasi tuduhan itu, karena harus dibuktikan bahwa makhluk aneh itu benar-benar ada.

Ada berbagai macam spekulasi atas hebohnya penampakan Jinmenken di Jepang. Pertama, orang-orang beranggapan bahwa Jinmenken adalah roh-roh dari korban kecelakaan lalu lintas yang bereinkarnasi sebagai anjing. Kedua, ada yang beranggapan anjing berwajah manusia itu adalah peliharaan roh-roh jahat. Sementara yang terakhir lebih berkaitan dengan teori konspirasi mengenai percobaan biologi rahasia untuk menghasilkan hibrida manusia-anjing namun mereka berhasil melarikan diri dari laboratorium eksperimen.

Comments

Popular posts from this blog

BORRASCA - Bagian 5 - Chapter 3 (English)

I didn’t remember dreaming but I knew I had. I woke up feeling like I’d run thirty miles; drenched in sweat and fighting to draw in air with raw, ragged breaths. I sat up on the couch and rubbed my face. What time was it? Why was I in the living room? Why did I feel a malicious black cloud looming over me like some sort of comic strip character? And then it all came back, crashing like waves over my head. Holy shit, Kimber was here. And she wanted something. I felt the fear shower me like ice cold rain as I recalled pieces of the night before. We were going back. Kimber’s bag was next to the door and she was sitting at the table reading one of Seth’s look-how-smart-I-am philosophy books. As I sat up I slid the evidence of my addiction under the couch with my foot, praying she hadn’t already seen it. “Morning, Sam,” Kimber smiled, without looking up from the book. “Why in the fuck are you so chipper. You remember where we’re going right?” “Yes.” She put the book down and looked ...

The Expressionless

Pada bulan Juni 1972, Seorang Perempuan muncul dirumah sakit "Cedar Senai". Perempuan itu memakai gaun putih. Gaun putih itu menutupi darah yang ada di badan perempuan tersebut. Perempuan itu muncul di rumah sakit dan orang-orang sekitar memperhatikan keanehan perempuan tersebut. Sampai-sampai orang yang memperhatikannya dapat muntah dan merasa tidak enak badan. Yang pertama dipertanyakan adalah, apakah ia benar-benar seorang manusia? Tubuh dan Mukanya lebih mirip mendekati seperti mannequin (manekin atau sesosok patung menyerupai manusia, baik dari segi bentuk badan, kaki, tangan, kepala, bahkan wajahnya bisa diserupai dengan wajah manusia aslinya) tetapi memiliki ketangkasan dan fluiditas manusia normal. Wajahnya sesempurna manekin, tanpa alis dan dioleskan make-up. Ada anak kucing dijepit di rahangnya sehingga tidak ada gigi yang bisa dilihat. Darah masih menyemprot di atas gaunnya ke lantai. Dokter kemudian menarik kucing itu keluar dari mulutnya, kemudia melemparny...

BORRASCA - Bagian 5 - Chapter 7 (English)

I could feel I was moving before I even opened my eyes. It was the gentle, swaying cadence of a car on the highway. Instead of coming awake slowly like I preferred I bolted upright in a panic. Kimber was driving and she didn’t look away from the road. “Are you okay?” I asked her. “No.” “I was…“ I was starting to remember what had happened on the mountain. “I’m- I’m sorry.” Kimber didn’t respond. “Did I walk to the car?” I was sure I knew the answer, but hoped I was wrong. “No. You were dragged to the car.” It was actually impressive that she could drag a full grown man through 200 yards of snow. I was constantly underestimating Kimber. “Look…” I rubbed my face and realized my hands were like ice. I laid them over the heaters on the dashboard. “I mean, the good news is that Borrasca is gone and no one is suffering anymore.” “No one?” She yelled. “Me. Me, Sam, I’m suffering!” Her voice was scratchy; it was obvious she had been crying, and judging by the current time, prob...